asmari purwokerto

Diet Sehat Melawan Covid19

Di masa pandemik oleh virus Covid19 ini, Paguyuban Asmari Kertajaya mengadakan webinar menggunakan video conference dengan tema Diet Sehat Melawan Covid19 pada tanggal 2 Mei 2020. Sebagai narasumber adalah Mokhamad Ali Zaenal Abidin, atau akrab disapa dengan Mas Ali. Webinar menggunakan aplikasi video conference zoom ini dipimpin oleh Haidar Hilmi sebagai moderator. Haidar adalah alumni SMA Negeri 2 Purwokerto lulusan tahun 2013.

Ali Zaenal sekarang menjabat sebagai Country Manager Dompet Dhuafa di Australia. Sebagai pakar nutrisionis, beliau juga adalah pendiri dari Diet Partner, yaitu sebuah institusi sebagai sarana untuk memberikan edukasi mengenai gizi, diet dan kesehatan. Sekarang ini, Mas Ali juga sedang mengambil Advanced Diploma di bidang Leadership and Management di Greenwich College.

Mas Ali adalah alumni SMA Negeri 2 Purwokerto lulusan tahun 2012, dan melanjutkan kuliah dan menjadi mahasiswa teladan di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Mas Ali sangat aktif dalam organisasi semasa kuliah dan menjadi Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) UGM periode 2015-2016.

Menurut Ali Zaenal, diet adalah merupakan pengelolaan makanan dan aktivitas fisik. Sehingga lebih mengoptimalkan diet sebagai perilaku dan pola hidup sehat. Pola makan sehat adalah pola makan yang seimbang, untuk memenuhi kebutuhan tubuh masing-masing, dan harus disertai aktivitas fisik rutin dan mengkonsumsi air minum 8 gelas per hari.

“Diet yang buruk dapat menimbulkan problema kesehatan pada jangka waktu yang panjang. Hal ini terlihat pada penyakit yang muncul di jaman modern ini yang semuanya berawal dari makanan, seperti diabetes, jantung, stroke dan obesitas”, demikian papar Ali Zaenal.

Untuk membantu masyarakat melakukan diet yang benar untuk kesehatan, Diet Partner juga menawarkan bisnis model berupa online diet program. Prinsipnya, dengan mengikuti online diet program dari Diet Partner, maka akan dilakukan pendampingan pengaturan diet dari ahli nutrisi yang handal. Diet Partner juga memberikan referensi nilai gizi dan makanan untuk produk-produk UKM (Usaha Kecil dan Menengah).

Diet Partner bisa digunakan untuk melakukan diet mengurangi atau menambah berat badan. Selain itu, Diet Partner juga akan sangat membantu pengaturan diet untuk pasien dengan penyakit tertentu seperti diabetes, jantung atau stroke sehingga dapat menjalankan diet sehat setelah meninggalkan rumah sakit. Dengan Diet Partner, maka diharapkan diet yang dilakukan menjadi kebiasaan atau perilaku (habit and behavior) untuk menjaga kesehatan tubuh.

Pola makan yang sehat disertai aktivitas olahraga rutin dan istirahat yang cukup, sangat diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Terutama di masa pandemik Covid19 ini. Untuk mendukung sistem imun tubuh, juga diperlukan zat gizi mikro yaitu Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E dan Zinc.

Vitamin A banyak didapatkan dari sayuran berwarna merah seperti wortel, ubi jalar dan paprika merah, dan juga dari brokoli, bayam dan telur. Vitamin A ini sangat ampuh untuk mengatur sistem kekebalan tubuh dengan menjaga jaringan pernapasan dan pencernaan. Untuk peningkatan kekebalan tubuh, diperlukan Vitamin C yang merangsang terbentuknya antibodi, bisa didapatkan dari buah-buahan rasa asam seperti jeruk, stroberi dan tomat.

Peningkatan sistem imun tubuh juga memerlukan antioksidan, yaitu zat Vitamin E yang menetralkan radikal bebas. Vitamin E juga dipercaya dapat meremajakan sel-sel tubuh dan didapatkan dari kacang-kacangan, biji-bijian, dan sereal. Biji bunga matahari juga dipercaya kaya akan Vitamin E. Agar sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik seperti dalam proses penyembuhan luka, diperlukan Zinc yang banyak terdapat pada seafood, daging ayam, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Mas Ali juga memberikan tip kepada pria yang sudah berumur di atas 40 tahun untuk menjaga kesehatan reproduksi atau keperkasaan dengan tiga metode, yaitu: 1) konsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti terong ungu atau buah-buahan lain untuk melancarkan peredaran darah, 2) mengkonsumsi protein tinggi untuk meningkatkan aliran darah dan 3) berolahraga secara rutin supaya asupan antioksidan berfungsi dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s