Uncategorized

Uji Kesehatan

Oleh Aris Setiawan

Setiap perusahaan yang baik biasanya menguji kesehatan pegawainya. Paling tidak sebagai catatan untuk mendeteksi gejala-gejala penyakit yang sekarang ini makin mahal saja perawatannya. Juga baik buat saya, untuk menakar tingkat kebugaran sehingga dapat dipahami untuk merubah gaya hidup menjadi lebih sehat lagi.

Kejutan pertama adalah berat badan, kiranya selama setahun tubuh ini makin berbobot saja. Biasanya di sekitaran 73 kilogram, namun sekarang sudah bertambah tiga kilogram. Jumlah penambahan yang cukup besar juga di usia yang sudah tak muda.

Saya ingat-ingat dan amati, perasaan tak ada yang berubah dalam pola hidup sehari-hari. Lari atau bersepeda pun rutin dijalani. Namun mengapa timbangan bertambah saja, kiranya karena pola makan yang sedikit berbeda. Sebenarnya juga tidak terlalu berbeda sangat, dulu terkadang makan siang dengan buah atau salad sayuran saja. Namun entah kenapa kebiasaan itu terhenti dan lebih suka menyantap nasi kotak yang sedap.

***

Yang lebih membahagiakan adalah pengingat yang selalu datang. Berat badan menjadi pemicu, dan kebetulan kemarin ikut mendengarkan acara Talkshow dari Dr. Tan Shot Yen. Tan dikenal sebagai dokter wanita yang pemarah. Dan pagi itu ia bicara menggelegar selama dua jam.

Tentu saja yang dibicarakan adalah pola makan yang menurutnya tidak sehat semua. Ia agaknya menyitir materi presentasi Latihan Dasar Kepemimpinan HMI, di mana menyebutkan manusia adalah ciptaan Tuhan jadi harus hidup sesuai aturan-Nya. Termasuk pola makan harus sedekat mungkin dengan alam.

Ia campakkan pola menu empat sehat lima sempurna, karena sudah sembilan belas tahun tidak lagi diacu oleh Departemen Kesehatan, namun kita tetap mengikutinya. Dr Tan juga secara lantang menyalahkan konsep sembilan bahan pokok, yang hanya ada di Indonesia dan semuanya adalah dagangan Engkon Liem Sioe Liong.

Dr Tan juga menjelaskan empat setan karbohidrat yang harus dijauhi. Iaitu gula, nasi, terigu dan pati. Bahkan ia mengilustrasikan untuk menghancurkan bangsa Indonesia tidaklah diperlukan armada perang atau teroris, tetapi cukuplah membuka Starbucks dan J.Co di setiap kecamatan. Niscaya kesehatan bangsa akan hancur dalam sekejap.

Empat setan karbohidrat itu berbahaya karena memunculkan beberapa masalah. Iaitu: 1) penyempitan pembuluh darah 2) pengentalan darah 3) berbiaknya bakteri, virus dan kanker 4) berkurangnya kekebalan tubuh dan 5) munculnya gejala nyeri yang aneh. Yang paling berbahaya adalah gula, karena kanker berbiak karena gula. Sugar feeds the cancer.

Sedangkan makanan yang baik adalah sehat dan seimbang. Sehat artinya semakin dekat dengan kondisi alam dengan pemanasan minimal. Seimbang artinya tercukupi kebutuhan karbohidrat, protein dan lemak.

Sumber karbohidrat yang paling baik adalah sayuran dan buah. Betul, karena zat karbohidrat terikat oleh serat. Jadi sayuran dan buah akan dicerna dan gula hanya dilelaskan jika gula darah dalam tubuh menurun. Jika gula darah masih mencukupi, maka karbohidrat masih ditahan oleh serat.

Jadi adalah keliru memblender sayuran atau buah, karena berarti memisahkan karbohidrat dengan serat. Sehingga proses pencernaan sayuran tidak sempurna.

Begitulah kira-kira pandangan Dr Tan Shot Yen mengenai makanan sehat. Cukup ternalarkan juga untuk saya mencoba memulainya.

***

Setelah melakukan uji treadmill, beberapa waktu kemudian saya dipanggil oleh dokter jantungnya. Sudah menjadi khawatir saja jangan-jangan ada yang bermasalah di sana. Namun setelah cas cis cus ngalor ngidul, ternyata dokter itu memastikan saja bahwa saya sendiri yang treadmill, bukan orang lain. Itu karena hasil uji treadmill terlalu bagus untuk manusia seumuran saya.

Bahkan karena saking bagusnya, ia menyarankan untuk menambah lagi. Saya pun hanya tersenyum mendengarnya. Kemudian ia jelaskan bahwa maksudnya untuk boleh menambah larinya.

Categories:Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s